Watt di label kulkas ternyata bukan angka pemakaian sehari-hari. Simak cara menghitung konsumsi listrik kulkas yang sebenarnya di rumah berikut ini.
Banyak yang mengira angka watt di label kulkas adalah patokan konsumsi listrik sehari hari, padahal kenyataannya tidak sesederhana itu.
Sebelumnya, artikel Kulkas 2 Pintu Toshiba Berapa Watt? Cek Daftar Lengkapnya sudah membahas daftar watt per model, tetapi kali ini, kita akan membahas konsep di baliknya, kenapa angka di spesifikasi belum tentu sama dengan yang sebenarnya terpakai di rumah.
Berikut penjelasan bedanya watt spesifikasi dan konsumsi riil, cara menghitung estimasi biaya bulanan, hingga kenapa kulkas bisa tiba-tiba lebih boros dari biasanya.
Angka watt yang tertera di label atau spesifikasi kulkas sebenarnya adalah watt maksimal, yaitu daya yang dipakai saat kompresor sedang aktif bekerja.
Angka ini bukan watt rata-rata pemakaian sehari hari, karena kompresor kulkas tidak menyala terus menerus di watt puncak selama 24 jam.
Kompresor kulkas bekerja dengan pola menyala dan mati bergantian, atau biasa disebut siklus on-off, untuk menjaga suhu di dalam tetap stabil.
Begitu suhu sudah cukup dingin, kompresor akan mati sementara sampai suhu naik lagi, baru kemudian menyala kembali. Karena pola inilah, konsumsi listrik riil kulkas jauh lebih rendah dibandingkan kalau dihitung dari watt maksimal dikali 24 jam penuh.
Berikut estimasi watt rata-rata berdasarkan tipe kulkas:
Kulkas 1 pintu: Sekitar 50 sampai 100 watt
Kulkas 2 pintu: Sekitar 100 sampai 200 watt
Kulkas side by side: Sekitar 200 sampai 400 watt
Rentang ini bisa bervariasi tergantung kapasitas, usia kulkas, dan teknologi kompresor yang dipakai, seperti inverter atau konvensional.
Sebagai gambaran, Toshiba GR-RT303WE-PMF(BG) 233 liter yang memakai kompresor Origin Inverter tercatat hanya membutuhkan daya sekitar 80 watt, di bawah rata-rata umum kulkas 2 pintu.
Setelah mengetahui watt rata-rata, biaya listrik bulanan dapat dihitung dengan rumus sederhana berikut.
Watt rata-rata dikalikan 24 jam dan 30 hari, kemudian dibagi 1.000 untuk mendapatkan pemakaian listrik dalam kWh per bulan. Hasil tersebut lalu dikalikan dengan tarif listrik PLN per kWh sesuai golongan daya di rumah.
Sebagai contoh, kulkas 2 pintu dengan watt rata-rata 150 watt akan menghasilkan perhitungan 150 dikali 24 dikali 30, dibagi 1.000, sama dengan 108 kWh per bulan.
Untuk pelanggan rumah tangga 1.300 VA dengan tarif sekitar Rp1.444 per kWh, estimasi biayanya sekitar Rp156 ribu per bulan.
Nah, kalau kulkasnya tipe side by side dengan watt rata-rata 300 watt, hasil kWh per bulannya naik jadi 216, dengan estimasi biaya sekitar Rp312 ribu per bulan pada tarif yang sama.
Ada beberapa hal yang bisa membuat konsumsi listrik kulkas naik dari biasanya, yaitu:
Usia kulkas sudah lama sehingga kompresor bekerja lebih keras untuk mencapai suhu yang sama seperti saat masih baru.
Pintu tidak menutup rapat sehingga udara dingin bocor keluar dan kompresor harus lebih sering menyala untuk menjaga suhu.
Suhu ruangan tinggi, misalnya kulkas berdekatan dengan kompor atau terkena sinar matahari langsung sehingga kompresor bekerja ekstra.
Kulkas kelebihan isi sehingga sirkulasi udara dingin kurang optimal dan kompresor menyala lebih sering.
Beberapa kebiasaan sederhana bisa membantu menekan konsumsi listrik kulkas tanpa perlu mengganti unit baru:
Pastikan pintu kulkas selalu tertutup rapat setiap selesai dipakai.
Cek karet gasket di sekitar pintu secara berkala untuk memastikan tidak ada celah yang membuat udara dingin bocor.
Hindari meletakkan kulkas terlalu dekat dengan sumber panas atau area yang terpapar sinar matahari langsung.
Usahakan tidak mengisi kulkas terlalu penuh atau terlalu kosong, karena keduanya sama-sama membuat kompresor bekerja kurang efisien.
Nah, kalau ingin melihat pilihan kulkas dengan teknologi hemat listrik dan berbagai fitur unggulan lainnya, Anda juga bisa mengecek di halaman kulkas Toshiba.
Watt pada label kulkas menunjukkan daya maksimal saat kompresor menyala, sedangkan konsumsi listrik sepanjang hari dapat berbeda.
Nah, untuk mendapat estimasi yang lebih realistis, gunakan watt rata-rata berdasarkan tipe kulkas, lalu hitung pemakaian dalam kWh per bulan dan kalikan dengan tarif listrik yang berlaku.
Jika kulkas di rumah terasa tiba-tiba lebih boros dari biasanya, sebaiknya cek usia kulkas, kondisi pintu, suhu ruangan, dan tingkat kepenuhan isi kulkas sebelum memeriksa komponen mesinnya, ya.
Semoga bermanfaat!