Bingung pilih microwave grill atau microwave biasa? Kenali perbedaan elemen pemanas, hasil masakan, dan fungsi combi cooking, serta apakah bisa menggantikan oven.
Saat mencari microwave baru, Anda mungkin menemukan dua pilihan yang tampak mirip, yaitu microwave biasa dan microwave grill.
Harganya berbeda, fungsinya pun disebut berbeda, tetapi tidak semua orang tahu persis apa yang membedakan keduanya.
Simak penjelasan lengkap tentang perbedaan microwave grill dan microwave biasa, kemampuannya dibanding oven, serta kapan pilihan ini layak Anda ambil, berikut ini!
Microwave grill adalah microwave yang dilengkapi elemen pemanas tambahan, biasanya berada di bagian atas ruang masak, selain gelombang mikro sebagai sumber panas utama.
Dengan elemen tersebut, satu perangkat dapat menjalankan dua fungsi memasak, yaitu memanaskan makanan dengan gelombang mikro dan memanggang permukaannya menggunakan panas dari grill.
Ada tiga perbedaan utama yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan, yakni:
Microwave biasa hanya mengandalkan gelombang mikro. Gelombang ini menggetarkan molekul air di dalam makanan sehingga makanan menjadi panas dari dalam.
Karena itu, microwave biasa sangat efektif untuk menghangatkan, mencairkan bahan beku, atau memasak menu sederhana.
Sementara itu, microwave grill punya elemen pemanas tambahan yang memanaskan permukaan makanan secara langsung. Panas inilah yang memberi efek memanggang.
Makanan yang dipanaskan dengan microwave biasa cepat panas, tetapi tekstur permukaannya cenderung lembap dan lembek. Ayam, roti, atau gorengan yang dihangatkan pun bisa kehilangan kerenyahannya.
Fungsi grill membantu membuat permukaan makanan lebih kering, kecokelatan, dan renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut.
Tekstur yang dihasilkan pun lebih mendekati makanan yang dipanggang atau dipanaskan menggunakan oven.
Salah satu keunggulan microwave grill adalah mode kombinasi, yaitu saat gelombang mikro dan grill bekerja secara bersamaan.
Gelombang mikro mematangkan bagian dalam dengan cepat, sedangkan grill membuat permukaan makanan lebih kecokelatan.
Cara ini dapat menghemat waktu dibandingkan menggunakan grill saja, khususnya untuk makanan yang cukup tebal seperti ayam atau ikan.
Microwave biasa tidak memiliki mode tersebut. Karena itu, microwave grill menawarkan fungsi lebih fleksibel untuk dapur dengan menu masakan yang beragam.
Sebagian bisa, tetapi tidak semuanya.
Untuk kebutuhan sehari-hari dengan porsi kecil hingga menengah, microwave grill cukup andal.
Anda bisa menggunakannya untuk memanggang ayam, ikan, sosis, dan roti, atau membuat lapisan keju pada hidangan seperti gratin.
Waktu memasaknya juga cenderung lebih singkat karena ruang masaknya lebih kecil dan tidak membutuhkan waktu preheat yang lama.
Namun, beberapa jenis makanan lebih cocok dimasak menggunakan oven. Kue, roti berukuran besar, atau adonan yang membutuhkan suhu stabil dalam ruang lebih luas biasanya dapat menghasilkan tekstur yang lebih baik di oven.
Kapasitas microwave grill juga lebih terbatas sehingga kurang cocok untuk memanggang makanan dalam jumlah besar sekaligus.
Jadi, microwave grill lebih tepat digunakan sebagai pelengkap praktis untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Jika Anda rutin membuat kue atau memanggang dalam porsi besar, oven tetap lebih sesuai. Perbandingan keduanya bisa Anda baca dalam artikel perbedaan microwave dan oven.
Microwave grill layak dijadikan pilihan bila Anda mengalami beberapa hal berikut ini:
Sering Ingin Makanan yang Renyah
Jika makanan sisa seperti ayam, pizza, atau roti selalu terasa lembek setelah dihangatkan, fungsi grill akan sangat membantu.
Dapur dengan Ruang Terbatas
Satu perangkat bisa menjalankan fungsi microwave dan pemanggang mini tanpa memakan tempat ekstra.
Menu Masak yang Beragam
Semuanya bisa dikerjakan dalam satu alat, mulai dari menghangatkan nasi, mencairkan daging, sampai memanggang lauk.
Belum Butuh Oven Penuh
Jika Anda jarang membuat kue atau memanggang dalam jumlah besar, microwave grill sudah cukup untuk kebutuhan harian.
Sebaliknya, kalau Anda hanya menghangatkan makanan dan minuman, microwave biasa sudah memadai dan biasanya lebih ekonomis.
Salah satu pilihan microwave grill yang bisa dipertimbangkan adalah Toshiba MM-EG24P(BM) berkapasitas 23 liter. Beberapa fitur yang menunjang kebutuhan memasak harian, yakni:
Crispy Grill Cooking: Fungsi grill untuk menjaga permukaan makanan tetap renyah, dilengkapi grill rack agar hasil panggangan lebih garing.
Versatile Cooking: Empat metode memasak dalam satu perangkat, yaitu Microwave, Grill, Combo 1, dan Combo 2.
10 Power Level: Pilihan tingkat daya untuk berbagai teknik, dari mencairkan bahan beku sampai mendidihkan sup.
6 Auto Menu: Menu preset yang memudahkan memasak tanpa perlu mengatur manual.
Easy Defrost: Mencairkan makanan beku secara merata, bisa berdasarkan berat atau waktu.
One-Touch Cooking: Sekali tekan untuk memulai pemanasan 30 detik.
Child Lock dan lapisan anti lengket: Lebih aman dipakai di rumah dengan anak kecil dan mudah dibersihkan.
Dengan dimensi 485 x 392 x 293 mm, microwave ini juga ringkas dan cocok untuk dapur berukuran relatif kecil. Garansinya mencapai 10 tahun untuk motor dan 2 tahun untuk sparepart.
Jika ingin melihat pilihan lainnya, Anda juga bisa langsung mengecek halaman microwave Toshiba.
Perbedaan utama microwave grill dan microwave biasa terletak pada elemen pemanas tambahan, tekstur makanan, serta fungsi memasaknya.
Microwave biasa cocok untuk menghangatkan dan memasak makanan secara praktis, sedangkan microwave grill juga dapat memanggang permukaan makanan agar lebih renyah dan kecokelatan.
Sementara itu, microwave grill bisa menjadi pelengkap praktis untuk kebutuhan memasak sehari-hari, tetapi belum sepenuhnya menggantikan oven untuk kebutuhan seperti membuat kue atau memanggang makanan dalam jumlah besar.
Jadi, mana jenis microwave yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda?