Microwave ternyata bisa jadi alat masak utama, bukan cuma buat menghangatkan saja. Simak ide menu praktis dan cara masak yang aman di sini.
Banyak yang mengira microwave cuma alat untuk memanaskan makanan sisa. Namun, bagi yang tinggal sendiri atau anak kos dengan dapur terbatas, microwave sebenarnya juga bisa diandalkan untuk memasak menu sehari-hari.
Berikut alasan microwave bisa jadi lebih dari sekadar alat pemanas, ide menu yang bisa dimasak langsung, sampai cara memasak yang aman supaya hasilnya matang sempurna.
Microwave memang sering digunakan untuk menghangatkan makanan yang sudah matang. Namun, alat ini juga dapat digunakan untuk mengolah makanan dari bahan mentah, khususnya menu sederhana yang tidak membutuhkan proses memasak terlalu lama.
Microwave bekerja dengan memanfaatkan gelombang mikro untuk menghasilkan panas pada makanan. Panas tersebut membuat molekul air dalam makanan bergerak sehingga suhu makanan meningkat.
Nah, melalui proses ini, microwave dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan memasak, seperti memanaskan, mencairkan bahan beku, hingga memasak makanan tertentu.
Selain itu, beberapa microwave dilengkapi fungsi tambahan, seperti grill, convection, atau kombinasi beberapa mode memasak. Fitur microwave tersebut membuat microwave cocok digunakan di dapur berukuran kecil karena satu alat dapat menangani beberapa kebutuhan memasak.
Berikut beberapa menu praktis yang bisa dimasak langsung pakai microwave, cocok buat yang tidak punya banyak waktu atau peralatan masak di rumah.
Berikut langkah-langkahnya:
Kocok telur bersama sedikit garam dan bahan tambahan, seperti sayur cincang atau keju.
Tuang campuran ke wadah microwave-safe, pastikan tidak terlalu penuh karena adonan akan mengembang saat dimasak.
Masak selama 1 sampai 2 menit dengan daya sedang, cek kematangan di tengah waktu masak.
Angkat begitu bagian tengah sudah set dan tidak lagi basah.
Berikut langkah-langkahnya:
Potong sayur brokoli, wortel, atau buncis dengan ukuran seragam agar matang merata.
Masukkan ke wadah tertutup bersama 2-3 sendok makan air.
Microwave selama 3-5 menit tergantung jenis dan jumlah sayur.
Diamkan sebentar sebelum wadah dibuka supaya uap panas tidak langsung mengenai tangan.
Berikut langkah-langkahnya:
Masukkan pasta kering ke wadah besar, tambahkan air hingga terendam, lalu microwave selama 8 sampai 10 menit sambil sesekali diaduk.
Tiriskan air setelah pasta empuk.
Campurkan keju parut dan sedikit susu ke pasta yang sudah matang.
Panaskan kembali selama 30 detik sampai 1 menit hingga keju meleleh sempurna.
Berikut langkah-langkahnya:
Campur oat dengan air atau susu di mangkuk berukuran besar, gunakan wadah yang cukup tinggi karena oat cenderung meluap saat dimasak.
Microwave selama 1,5 sampai 2 menit dengan pengecekan di tengah waktu masak.
Aduk sebentar, lalu tambahkan topping seperti pisang atau madu sesuai selera.
Cuci bersih kentang, lalu tusuk beberapa kali dengan garpu supaya uap bisa keluar saat dimasak.
Letakkan langsung di piring microwave-safe tanpa perlu dibungkus.
Microwave selama 5 sampai 7 menit tergantung ukuran kentang, balik posisi di tengah waktu masak agar matang merata.
Diamkan sebentar sebelum dipotong atau dikupas.
Ikuti beberapa langkah berikut agar proses memasak berlangsung aman dan makanan matang lebih merata:
Gunakan wadah berbahan kaca tahan panas, keramik tanpa lapisan logam, atau plastik berlabel microwave-safe pada bagian bawah wadah. Kenali dulu jenis wadah yang aman untuk microwave sebelum memanaskan makanan.
Hindari wadah berbahan logam, aluminium foil, atau plastik yang tidak dirancang untuk digunakan dalam microwave karena dapat memicu percikan api atau merusak wadah.
Microwave memiliki rentang daya sekitar 100 watt pada level rendah untuk mencairkan makanan hingga 800–1.000 watt pada level tinggi untuk memasak dengan cepat.
Khusus makanan padat atau berlapis, sebaiknya gunakan daya 50–70% dari kapasitas maksimal.
Daya tinggi memang mempercepat proses memasak, tetapi panas lebih terkonsentrasi di bagian luar sehingga permukaan makanan berisiko gosong sebelum bagian dalam matang sempurna.
Makanan dengan lapisan kedap, seperti telur bercangkang, kentang berkulit, atau sosis, dapat menahan uap air yang terbentuk di dalam selama proses pemanasan.
Jika tidak ada celah untuk keluar, tekanan uap akan terus meningkat hingga lapisan luarnya pecah dan menyebabkan makanan meletup di dalam microwave.
Karena itu, tusuk permukaan makanan tersebut 4–6 kali menggunakan garpu sebelum dimasak agar uap dapat keluar secara bertahap dan tekanan di dalam.
Gelombang mikro tidak menyebar secara merata di seluruh ruang microwave sehingga dapat membentuk area panas dan area yang lebih dingin, biarpun microwave sudah dilengkapi turntable.
Karena itu, aduk makanan berkuah atau cair di pertengahan waktu memasak untuk meratakan panas dari bagian tepi yang biasanya lebih cepat matang ke bagian tengah.
Sementara itu, putar posisi wadah sekitar 180 derajat bila Anda memanaskan makanan padat yang tidak dapat diaduk.
Tutup wadah dengan penutup microwave-safe atau plastic wrap tahan panas untuk menjaga kelembapan makanan sekaligus mencegah minyak dan kuah terciprat ke dinding bagian dalam microwave.
Jangan menutup wadah terlalu rapat. Sisakan sedikit celah atau buat beberapa lubang kecil pada penutup agar uap panas dapat keluar dan tidak menumpuk hingga membuat penutup terlepas saat microwave.
Selain berguna untuk menghangatkan makanan sisa, microwave juga bisa digunakan sebagai alat masak utama untuk berbagai menu praktis.
Mulai dari telur dadar hingga kentang panggang, banyak makanan yang bisa dimasak langsung tanpa kompor. Cara ini cocok bagi Anda yang tinggal sendiri atau memiliki dapur dengan ruang terbatas.
Namun, saat memasak, perhatikan jenis wadah dan atur waktu memasak secara bertahap agar makanan matang dengan aman dan merata.
Jika ingin mengeksplorasi lebih banyak pilihan microwave untuk kebutuhan memasak sehari-hari, Anda juga dapat melihat koleksi lengkapnya di halaman microwave Toshiba.